Dugaan Terjadi Tindak Pidana Korupsi Kades Huripjaya Berpotensi Dilaporkan

ANALISTIKnews.com||Diduga banyak lakukan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa ditahun 2023, Kepala Desa Huripjaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi akan dilaporkan ke Aparatur Penegak Hukum (APH)

Hal ini diungkapkan ketua Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Bekasi (GARASI) MS Rizal selepas melaksanakan rapat rutin bersama kawan-kawan pergerakan di kediamannya Kp telukambulu Desa Jayalaksana Kecamatan Cabangbungin Kabupten Bekasi pada Sabtu 04/05/2024

Rizal mengatakan, dirinya akan membuat laporan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Desa Huripjaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, dia menduga banyak sekali pelanggaran-pelanggaran atau penyimpangan anggaran Dana Desa yang terjadi Di desa tersebut. Selain kegiatan yang diduga fiktif atau tidak dikerjakan, dia juga menduga banyak paraktek mal admistrasi yang terjadi.

“Kita sedang dalam persiapan menyusun berkas-berkas untuk bahan yang akan dilaporkan, dari hasil investigasi yang telah berhasil kami himpun, kami menduga telah terjadi praktek mal admistrasi didalamnya. Ada beberapa kegiatan yang telah dilaporkan akan tetapi diduga tidak dikerjakan” ungkapnya kepada media selepas acara rapat.

Rizal juga menyampaikan persoalan ini patut untuk dilaporkan, pasalnya menurut dia digelontorkannya dana desa oleh pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat berupa pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan kelembagaan desa dan kegiatan lainya yang dibutuhkan masyarakat bukan untuk pemenuhan kebutuhan lain diluar itu.

“Persoalan ini telah kita bahas bersama kawan-kawan, dalam waktu dekat kita akan laporkan terkait dugaan tersebut. Hal ini patut untuk dilaporkan karena potensi tindak pidana Korupsi akan terus terjadi kalau tidak adanya tindakan secara hukum. Jelas-jelas dana desa dipergunakan untuk kebutuhan desa dan kebutuhan masyarakat bukan untuk kebutuhan lain diluar itu”. Ucapnya sambil memegang bukti data-data yang berhasil dihimpunnya.

Bukan hanya akan melaporkan, dirinya juga akan bersurat kepada pihak pemeriksa keuangan untuk memeriksa ulang laporan keuangan Desa di kabupaten Bekasi. pasalnya menurut dia hal tersebut diduga bukan hanya terjadi di desa Huripjaya saja akan tetapi berpotensi juga terjadi di desa-desa lain dikabupaten Bekasi.

“Selain itu kita juga akan bersurat kepada pihak pemeriksa keuangan untuk meminta dilakukannya pemeriksaan kembali secara detail. karena dalam hal ini kita menduga banyak sekali kejanggalan-kejanggalan terjadi dalam pengelolaan keuangan ditubuh Pemerintah Desa dikabupaten Bekasi” tutupnya

(Ky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *