Tarif Parkir Mahal Pedagang Dan Pelanggan PIC mengeluh

oppo_32

ANALISTIKnews.com||Kabupaten Bekasi_Diduga lantaran adanya Super Parking atau Scure Parking yang di terapkan pihak PT. Citra Prasasti Konsorindo Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi Jawa Barat banyak para pedagang kehilangan pelanggan. Senin, 22/04/2024

Hal tersbut di ungkapkan Eva pedagang bumbu yang berjualan dipasar Induk Cibitung, Eva mengeluh jualannya sepi pasca diberlakukannya aturan parkir yang ditarif perjam miliki PT Citra Prasasti Konsorido perusahaan mitra kerjasama pemerintah daerah Kabupaten Bekasi dan bahkan Eva juga mengaku banyak pelanggannya yang berpindah kepasar induk lain.

” Mengeluh semua pedagang Pak, jadi banyak yang pada pindah ke Kopo belanja, karena parkirnya terlalu gede terlalu mahal, kita aja yang ruko tidak bebas keluar tadinya, semenjak ibu-ibu demo ke kantor nya baru kita yang punya lapak di bebasin keluar masuk, kalau keluhan yang belanja itu banyak yang nggak belanja kesini ke Kopo belanja nya, ” ujarnya kepada wartawan.

Lanjut Eva, akibat pindahnya para pelanggan dirinya mengaku omsetnya menurun.

“Akibatnya menurun omset nya, pelanggan saya aja bilang kalau terus begini kita mungkin pindah belanjanya, akibat Super Parking terlalu mahal perjam orang belanja, sejamnya Rp.2000 kalau mobil Rp.7000 perjam, lebih enak parkir yang dulu yang belanja juga ramai. ” Pungkasnya

Disisi lain keluhan yang sama pun dirasakan HS, salah satu pembeli yang biasa berbelanja di pasar Induk Cibitung. Iya pun mengeluh dengan tarif parkir yang diberlakukan saat ini dirasakannya cukup memberatkan yang akhirnya dia tidak bisa leluasa dan bebas untuk berbelanja lantaran khawatir takut bayar parkirnya menjadi mahal.

“Sekarang mah kalau masuk pasar induk pake karcis, hitungan perjam bayarnya, bisa 50 ribu lebih bayar nya kalau lama mah. Sekarang mah harus gerak cepat belanja nya kalau lama mah gede juga bayar parkir nya, ” keluh HS

HS juga menuturkan, tak seperti biasanya sebelum adanya pintu parkir Otomatis seperti sekarang, biaya parkir yang dikeluarkan paling hanya berkisar Rp. 5000 rupiah akan tetapi setelah adanya pintu parkir otomatis, dirinya harus mengeluarkan kocek lebih untuk sekelas parkir saja.

” Biasanya sebelum ada pintu otomatis paling bayar lima belas ribu, sekarang semenjak ada pintu otomatis jadi mahal bayar nya. “Tutupnya.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *