Sejumlah Kegiatan Dana Desa Hurip Jaya Diduga Fiktif?

ANALISTIKnews.com||Kabupaten Bekasi_Sejumlah kegiatan Fisik dan kegiatan lain Didesa Huripjaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2023 diduga fiktif.

Adanya dugaan terkait kegiatan-kegiatan fiktif diDesa Huripjaya terungkap dari salah satu keterangan seorang yang bekerja sebagai staf di Desa tersebut.

Secara gamblang, dirinya menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan yang telah dilaporkan dalam laporan Perubahan Rencana Anggaran Biaya ditahun 2023, dari semua kegiatan yang ada, diketahui beberapa diantaranya diduga tidak direalisasikan atau belum dikerjakan hingga saat ini.

Pada saat ditemui dikantor Desa pada Kamis tanggal 22/03/2024, salah satu staf Desa berinisial (H) menjawab dengan tegas pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan seputar realisasi kegiatan ditahun 2023.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan adalah adanya kegiatan Pemeliharaan Keramba/Kolam Perikanan Darat Milik Desa (budidaya Ikan air tawar dan budidaya ikan nila merah). Dengan jelas dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak ada.

“Ga ada. Ternakkannya tidak ada, yang ada ikan mujair dari alam” ungkap salah satu staf Desa, kamis 21/03/2024.

Bukan hanya persoalan budidaya, kegiatan pengadaan 40 bibit pohon Ketapang Kencana yang telah dianggarkan pemerintah Desa Huripjaya, (H) pun menerangkan bahwa pengadaan 40 bibit pohon Ketapang kencana yang ditanam dibelakang kantor desa bukan bersumber dari desa melainkan bantuan dari salah satu perusahaan. Bahkan pengadaan pohon berjenis pucuk merah pun yang sebanyak 250 pohon juga diduga tidak ada.

“Nah itu dari BUMDES, BRI itu waktu itu. BUMDES bekerja sama dengan BRI” jelasnya.

Tidak sampai disitu, kegiatan yang diduga fiktif bukan hanya persoalan pengadaan atau budidaya saja, ternyata realisasi pada kegiatan fisikpun belum dilaksanakan. yaitu pada kegiatan Pemeliharaan Gedung/Prasarana Kantor Desa (renovasi kantor BPD).

Pasalnya, dilihat dari kondisi bangunan saat ini dan diperkuat dari keterangan salah satu anggota BPD Huripjaya, membuktikan bahwasanya Kegiatan tersebut belum terealisasi.

“Belum, Justru dari anggaran ini belum sama sekali direalisasikan” papar salah satu anggota BPD Huripjaya seraya menjelaskan dalam sebuah pesan Singkat WhatsApp.Pada kamis 25/01/2025 lalu.

Hal ini membuktikan dari beberapa kegiatan yang diduga fiktif, pemerintah Desa Huripjaya telah membohongi mata masyarakat bahwasanya kegiatan yang telah dilaporkan dan dianggarkan ternyata belum terealisasi. Kemanakah anggarannya?

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *