Diduga Slewengkan Anggaran, Kades DiBekasi Dilaporkan

ANALISTIKnews.com||Kabupaten Bekasi_Aliansi Rakyat Bergerak (ARAK) kabupaten Bekasi laporkan Kepala Desa (Kades) Sukajadi Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi keKejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi atas dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa Tahun 2023.

Ketua Aliansi Rakyat bergerak (ARAK) Nur mengatakan, tindakan melaporkan Kades Sukajadi tersebut atas dasar adanya dugaan penyimpangan atau penyelewengan anggaran Dana Desa ditahun 2023 terkait kegiatan Desa Siaga Kesehatan (insentif para petugas Ambulance).

Menurutnya kegiatan yang menghabiskan anggaran hingga ratusan juta tersebut terdapat kejanggalan atau tidak masuk akal.

Dok. Tanda terima Laporan

“Saya menduga ada yg tidak logis dalam kegiatan tersebut, ada beberapa insentif yang dikeluarkan pemerintah Desa untuk hal yang menurut saya tidak masuk akal” ucapnya ketua arak selepas menyerahkan laporan kekejaksaan. Selasa 19/03/2024

Nur menyebut, dari 10 petugas dalam kegiatan tersebut yang dianggarkan Pemerintah Desa Sukajadi Kabupaten Bekasi, 6 diantarnya diduga tidak masuk akal, yaitu adanya insentif Koordinator Ambulance 1 orang, 4 asisten supir ambulan dan 1 satgas ambulance.

Dia mengaku upaya preventif telah dijalankannya namun tindakan untuk menemui atau menjelaskan, tidak dilakukan Amir kades Sukajadi. Surat audiensi yang dilayangkan sejak rabu tanggal 13/03/2024 tidak ada jawaban, sehingga dia mengaku hal ini memang perlu untuk dilaporkan.

“Surat audiensi yang telah kita layangkan juga tidak ada jawaban, akhirnya dugaan kami mengarah pada suatu persoalan, bahwasanya anggaran untuk insentif lainnya diduga hanyalah akal-akalan kades saja” cetusnya.

Dalam hal ini Nur berharap, pihak kejaksaan negeri Kabupaten Bekasi dapat memproses sesuai aturan yang berlaku agar kedepan realisasi anggaran Dana Desa bisa berjalan dengan baik.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *