Hasil Investigasi, Erwin Temukan Banyak Laporan Dana Desa Absurd DiBekasi.

ANALISTIKnews.com||Kabupaten Bekasi_Baru-baru ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat tengah gencar-gencarnya lakukan pemeriksaan tentang pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Rahmat Atong, dilansir dari media tribunbekasi.com.

Dia mengatakan saat ini memang benar adanya, pihak BPK Provinsi Jawa barat sedang melakukan pemeriksaan pada desa-desa di Kabupaten Bekasi. “Pemeriksaan yang dilakukan BPK ini menyangkut untuk anggaran aset dan keuangan desa. Alhamdulillah sudah selesai, nanti disampaikan dengan ketua,” ucap Atong dalam berita.

Rahmat Atong menyampaikan, saat ini pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK ini meliputi pengumpulan arsip-arsip dokumen untuk dilakukan cross check pemeriksaan. “Namanya pemeriksaan rutin itu mah wajar, yang dikumpulkan ada arsip dokumen untuk dilakukan cross check, jika kedapatan ada yang janggal nanti di bawa.” tandasnya.

Adanya giat yang dilakukan pihak BPK Provinsi Jawa Barat saat ini menimbulkan banyak komentar, salah satunya adalah tokoh muda diUtara kabupaten Bekasi Erwin Mailudin.

Dalam hal ini Erwin menanggapi komentar kepada DPMD Kabupaten Bekasi, pemeriksaan rutin yang dilakukan pihak BPK hasus menemukan hasil dan bukan hanya sekedar pemeriksaan berkas saja. Fasalnya, dari hasil investigasi yang dilakukannya selama beberapa pekan ini bersama media ANALISTIKnews.com, dia kerap menemukan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di beberapa desa Dikabupaten Bekasi.

Selain persoalan kedapatan adanya banyak mark-up anggaran dalam pengelolaan dana desa, kegiatan fisik yang diduga fiktif, kegiatan program ketahanan pangan yang diduga tidak jelas karena tidak ada keberlanjutan, dia juga melihat adanya ketidak patutan dan kepatuhan menjalankan aturan yang dilakukan Pemerintah Desa sehingga berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi didalamnya.

“Hasil investigasi serta kajian dan analisa yang saya lakukan, ternyata masih banyak ditemukan hal-hal yang menurut saya tidak relevan. Dari kegiatan yang dilakukan desa bahkan sampai belanja modal kebutuhan kantor” ujar Erwin. Jumat (27/10/2023)

“Dalam hal ini, BPK harus bekerja dengan baik jangan hanya seperti menggugurkan kewajiban akan tetapi harus dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, bukan hanya pemeriksaan dalam bentuk dokumen saja, melainkan harus dilakukannya survey kelapangan. Kalau perlu, apabila bila diperlukan saya siap kawal” ucapnya dengan tegas.

Diapun menambahkan, kurangnya keterlibatan masyarakat dalam segi perencanaan dan pengawasan yang terjadi selama ini di pemerintah Desa, terdapat dugaan kuat bahwa tindak pidana korupsi diperintah desa di kabupaten Bekasi kerap terjadi.

Proses perencanaan yang hanya dilakukan oleh pihak elit desa saja, seakan menutup akses masyarakat untuk dapat turut andil dalam melakukan pengawasan. Sehingga banyak ditemukan Kejanggalan-kejanggalan.

“Realisasi Dana Desa Jangan hanya asal-asalan (hanya mengugurkan kewajiban) hanya demi meraup keuntungan, banyak kegiatan yang terbengkalai bahkan mutu dan kualitas diabaikan. Bukan hanya itu realisasi juga harus sesuai dengan tahapan pencairan. sehingga laporan persemseter itu sudah sesuai bukti pekerjaan untuk dapat dipertanggungjawaban ditiap tahunnya”tandasnya

Dalam hal ini, adanya banyak Kejanggalan-kejanggalan dalam pelaporan yang terjadi pemerintah Desa, Erwin berharap bisa dijadikan dasar bagi pihak BPK Provinsi Jawa Barat untuk bisa mengambil tindakan tegas, serta memberikan sanksi sesuan aturan, agar kedepannya menjadi efek jera bagi kepala Desa yang nakal.

Erwin juga menambahkan, BPK Provinsi harus tegas dalam mengambil sikap, proses pemeriksaan yang saat ini dilakukan harus dengan cermat dan teliti. fasalnya dalam hasil pelaporan perubahan rencana anggaran biaya dari tahun Ketahun diduga Absurd (tidak masuk akal) baik dari belanja modal kebutuhan desa seperti ATK dan lain-lain juga kegiatan fisik maupun pemberdayaan.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *