Ketum LSM PEKA Berikan Apresiasi Atas Perda Perlindungan Anak Bangsa Kabupaten Bekasi

ANALISTIKnews||Kabupaten Bekasi_Peraturan Daerah (PERDA) tentang Perlindungan Anak Bangsa yang baru-baru ini dibuat dan diluncurkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKA, Ery Effendi.

Menurut Ery, Upaya langkah pemerintah dalam melindungi generasi muda diKabupaten Bekasi dari bentuk penyalahgunaan obat-obat terlarang yang mengancam masa depan mereka tampaknya telah menorehkan hasil yang memuaskan. Langkah proaktif yang diambil oleh ketua DPRD kabupaten Bekasi adalah langkah yang tepat demi menciptakan generasi muda yang lebih baik.

Sebab Penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dan dewasa, kini kian meningkat. Kalau tidak disikapi dengan serius Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Kami sangat menghargai langkah proaktif yang diambil oleh DPRD Kabupaten Bekasi dalam mengesahkan Perda Perlindungan Anak Bangsa. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan dan keamanan bagi anak-anak.” ungkap Ery

LSM PEKA merupakan lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan. Intinya selaku Ketua umum LSM PEKA. Saya sangat Mendukung dan Apresiasi setinggi tingginya dengan adanya perda sebagai mana dimaksud bisa menyelamatkan Anak-anak bangsa khusunya yang ada di Kabupaten Bekasi” tambahnya.

Disisi lain, Saat menghadiri Konsolidasi partai Gerindra di Dapil 1 (satu) BN mengatakan, bahwa segala sesuatu tentang aturan yang berkaitan dengan hal tersebut kini sudah dibuat. Maka dari itu dia menuturkan, hal ini perlu adanya keselarasan dan kerjasama dari semua pihak.

sudah dibuat semua, itu sudah ada, kan penanganan terhadap narkotika itu sudah ada, Hal-hal yang sifatnya Obat-obatan yang di mungkinkan boleh dikonsumsi dan tidak, itu ada sebuah aturannya. dalam hal ini justru kita perlu adanya keselarasan bagaimana pengertian suatu obat menurut Dinas Kesehatan dan bagaimana yang kita katagorikan obat – obatan terlarang yang tidak di perbolehkan untuk generasi muda,” ujarnya.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya anak-anak dengan baik.” tutup BN Holik Qodratullah Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *