Tim Besutan Dani Tegakkan Perda ‘Stuck’

ANALISTIK.COM – Seminggu sudah Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bentuk Tim Terpadu tentang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi. Namun diduga pergerakan tim tersebut dinilai lamban dalam menegakkan Perda Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan yang sedang digalakkan Dani.

Tidak main-main, dalam pembentukan tim kala itu, Dani merekrut Kejari Kabupaten Bekasi, Polrestro Bekasi, Dandim 0509, Dinas Pariwisata, Dinas PMPTSP dan Dinas Tenaga Kerja serta Bagian Hukum Setda Kabupaten Bekasi untuk tergabung dalam tim terpadu tersebut.

Hingga berita ini dilansir, berharap tim besutan Dani sudah berhasil ‘mensikat’ ratusan Tempat Hiburan Malam (THM), namun faktualnya belum diberlakukan.

Sebagaimana job desk-nya, pemicu gabungan tim tersebut adalah Satpol PP. Lagi, hingga berita ini dilansir nampaknya belum ada tindakan dari SKPD yang saat ini dipimpin Deni Mulyadi sebagai Plt Kasatpol PP Kabupaten Bekasi itu.

Terkesan lambannya gerakan tim tersebut ternyata dinilai minus Ketua Media Online Indonesia (MOI) Bekasi Raya, Misra SM. Kata Ia, Jumat (14/10/22).

Seharusnya ada tindaklanjut dari gabungan tim terpadu besutan Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan itu.

Hal ini dinilai, lanjut Misra, gabungan tim terpadu itu sudah sempurna untuk menegakkan Perda yang menjadi guncingan beberapa pekan ini.

“Nunggu apa lagi, Infinity diduga sudah buka lagi tuh. dia buka bukan sebagai rumah makan seperti penuturan Deni Mulyadi beberapa waktu lalu, tapi kalau THM beroperasi ya, pastinya menyediakan miras dan sejenisnya,” kata Misra sembari menunjukan bukti foto aktivitas Infinity di malam hari.

(rm/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *