Oknum Pejabat Ubah Warna Plat Kendaraan Dinas, Ini Resikonya!

Analistiknews||Kab Bekasi_Di Kabupaten Bekasi, masih saja ada pejabat-pegawai pemerintah daerah yang difasilitasi kendaraan operasional dinas oleh negara disalahgunakan. Pada, Senin (29/8/2022) terdapat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi masih saja ditemukan beberapa kendaraan dinas yang masih mengubah warna plat nomor.

Diketahui oknum pejabat-pegawai mengubah dari warna merah yang merupakan warna mobil pemerintah menjadi warna hitam yang digunakan untuk umum.

Padahal sudah jelas tindakan tersebut menyalahkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Dan Identifikasi Kendaraan Bermotor. Dimana seseorang yang mengendarai mobil yang tidak dipasangi TNKB yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Di sisi lain, plat merah juga merupakan penanda bahwa kendaraan tersebut adalah kendaraan dinas milik pemerintah/Negara. Kendaraan tersebut hanya digunakan untuk kepentingan dinas dan tidak boleh digunakan untuk pribadi.

Berikut ini beberapa warna TNKB dan peruntukannya;

a.  dasar hitam, tulisan putih untuk kendaraan bermotor perseorangan dan kendaraan bermotor sewa;

b.  dasar kuning, tulisan hitam untuk kendaraan bermotor umum;

c.  dasar merah, tulisan putih untuk kendaraan bermotor dinas Pemerintah;

d.  dasar putih, tulisan biru untuk kendaraan bermotor Korps Diplomatik negara asing; dan

e.  dasar hijau, tulisan hitam untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas atau (Free Trade Zone) yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, bahwa kendaraan bermotor tidak boleh dioperasionalkan/dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.

(rira)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *