Dugaan Praktek Jual Beli Proyek Di DCKTR Mulai Terkuak

Analistiknews||Kab Bekasi_Praktek jual beli proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Barat mulai terkuak kepermukaan. Kali ini dugaan praktek jual beli proyek itu terjadi pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).

Berawal dari pengakuan sumber yang telah menitipkan uang kepada salah seorang pegawai yang bekerja di gedung Bupati Bekasi dengan menjanjikan proyek pada DCKTR.

Sialnya, janji manis itu hanya isapan jempol belaka padahal uang yang diminta sudah diberikan, sontak saja sumber tak terima dan meminta uang yang sudah diterima salah satu pegawai tersebut dikembalikan.

“Dia (red) minta uang dan sudah diberi sebesar Rp.70 juta ada yang cas sama ditransfer dijanjikan ada kegiatan di Cipta Karya. Sampai saat ini gak ada, saya hanya minta uang dikembalikan,”kata Sumber membeberkan baru baru ini.

“Pengakuannya uang itu sudah dikasih ke Beni di Cipta Karya,”tambahnya. Menanggapi hal itu Kepala Bidang Bangunan Negara pada DCKTR Kabupaten Bekasi Beni Sugiarto mengaku tidak mengenal pegawai yang menyeret namanya dalam pusaran praktek jual beli proyek tersebut.

“Saya tidak mengenal dia, saya sudah cek di bagian umum tidak ada nama itu. Coba bukti transferan itu kasih kesini. Hari ini saya rapat dulu dengan Pak Plt sama Pak. PJ (PJ. Bupati Bekasi) mau kesini kalau mau nunggu silahkan tapi ini harus Klir Ia,”ucap Beni di ruang kerjanya. Senin (29/08/22).

“Karena saya kemarin pun diklirin di Inspektorat, jadi semuanya harus hadir biar Klir ia.,”tambahnya.

Saat disinggung banyak kegiatan DCKTR pada Bidang Bangunan Negara yang diduga tidak sesuai lantaran adanya dugaan jual beli proyek, Beni berjanji akan membahasnya seusai rapat dengan Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan.

“Kalau mengenai pekerjaan – pekerjaan tadi yang Abang bilang efek dari sini, (Jual beli proyek) nanti kita jelaskan ia,”tukasnya.

(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *