Jalankan Program Pemdes Setialaksana Berupaya Menurunkan Angka Stunting

AnalistikNews||Kab Bekasi_Stunting merupakan salah satu permasalahan terkait gizi yang krusial, terlebih pada negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Stunting adalah suatu bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linier pada balita akibat dari akumulasi ketidakcukupan gizi dan nutrisi yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama terjadi setidaknya dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Untuk mencegah itu, Pemerintahan Desa Setialaksana melaksanakan program stunting yang di laksanakan di Kadus II Rt 007/003 kp.Garon tengah Desa Setialaksana bertujuan dapat membantu atau mencegah anak dari kekurangan giji.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Setialaksana mendukung penuh program pemerintah Pusat yang berupaya menurunkan angka stunting di Indonesia,” ucap Rohmat Hidayatullah usai acara stanting.

Secara garis besar, Kekurangan gizi pada masa tumbuh kembang pada anak diusia dini dapat menghambat perkembangan fisik, menghambat perkembangan mental, bahkan dapat menyebabkan kematian dan Balita yang memiliki masalah gizi stunting sangat beresiko terjadinya penurunan intelektual dan produktivitas.

Menurut Kepala Desa Setialaksana, dalam hal ini Pemerintah Desa Setialaksana harus terlibat langsung dalam penanganan stunting di masyarakat, karena Desa adalah Pemerintah terdekat dengan masyarakat.

“Pemerintah harus turun langsung dalam program ini, untuk itu harus ada komitmen antara kepala desa, anggota BPD dan masyarakat dalam pencegahan stunting sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan desa yang urgent.” Ujar Rohmat Hidayatulloh

Dia pun melanjutkan Untuk peningkatan gizi masyarakat serta pencegahan stunting Pemerintah Desa harus memanfaatkan Dana Desa untuk penyediaan air bersih dan sanitasi, pemberian makanan tambahan dan bergizi untuk balita, pelatihan pemantauan perkembangan kesehatan ibu hamil atau menyusui, bantuan posyandu, pengembangan apotik hidup desa dan produk hortikultura, pengembangan ketahanan pangan desa lanjut Rohmat.

“Ada anggaran yang dialokasikan untuk program ini, maka dari itu harus dimanfaatkan dengan baik agar kesehatan bagi anak di wilayah Desa Setialaksana terjaga” tutupnya

Rohmat berharap dengan adanya program ini, kedepan dapat mengurangi serta mencegah stunting lebih luas lagi.

(Purnama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *