Bukan Penanganan, Kunjungan Ketua Dewan Cuma Memberi Saran

Analistiknews_Usai kunjungi tanggul kritis diCabangbungin, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah sarankan Kepala Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi agar bersurat ke Presiden Joko Widodo untuk mengatasi tanggul Sungai Citarum yang yang sudah kritis dan rawan jebol.

“Bila perlu Bapak Kepala Desa bersurat kepada Bapak Presiden. karena apa, sebagai bentuk empati yang nyata.”ucap Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Kholik usai mengunjungi lokasi tanggul Citarum yang kritis.

Kondisi Tanggul yang semakin kritis

“Kami mendorong kepada semuanya, insya Allah kedatangan kami kesini menjadi untuk lebih baik lagi penanganannya dari BBWS,”tambahnya. Selasa 18/01/2022

Namun disisi lain, Rahman Ketua Aliansi Wartawan Utara (ANNTARA) menganggap hal ini bukan lagi harus bersurat, melainkan adanya upaya cepat tanggap agar sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Menurut Rahman, Masyarakat memiliki wakil yang dapat menyampaikan segala aspirasi atau keluhan dibawah, kalau masih harus berporses sendiri buat apa ada wakil rakyat.

“Kalau begitu buat apa ada Ketua Dewan ada Bupati, wakil rakyat itu memperjuangkan aspirasi rakyat, dalam hal ini warga Cabangbugin,” tegas rahman

Hal serupa pun disampaikan M Samsul Rizal Ketua KNPI Cabangbungin, menurutnya Pemerintah saat ini harus segera mengambil sikap serta keputusan yang cepat, langkah apa yang seharusnya diambil untuk mengatasi permasalahan tanggul yang kritis.”Pemerintah seharusnya sudah dapat mengambil sikap serta langkah cepat guna mengatasi permasalahan tanggul kritis, kunjungan dari para pejabat publik serta informasi yang di sampaikan dari berbagai media saya anggap sudah cukup” ucap Samsul Rizal.

” Upaya bersurat serta langkah-langkah koordinasi yang dilakukan para pejabat sudah dari awal kita dengar, namun sampai saat ini belum lagi ada jawaban yang pasti, kapan dan seperti apa tindakan yang akan dilakukan pihak BBWSC” jelasnya.

Masyarakat wilayah tanggul kritis di Cabangbungin, saat ini sudah mulai gusar apalagi intensitas hujan sudah mulai meningkat, namun penanganan tanggul yang diharapkan warga belum juga ada tanda-tanda.

(Purnama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *