Tanggul Kritis Ancam Nyawa, Wakil Ketua DPRD (Novi Yasin) Kurang Respon

Analistiknews_“Gak Engeuh”, itulah ucapan kata yang terlontar dari seorang warga LenggahJaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi terhadap tokoh perempuan yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Novi Yasin, dialah Tokoh Keterwakilan perempuan diKabupaten Bekasi yang mewakili masyarakat didaerah pemilihan 5. Sosoknya yang tak pernah terlihat dilokasi tanggul ambles membuat masyarakat menilai bahwa anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari fraksi partai Golkar ini tidak peduli akan masyarakatnya, padahal dirinya adalah sosok perempuan yang dipercaya dapat mengemban amanah sera dapat menerima aspirasi dan keluhan.

Disaat warga Cabangbungin menjerit ketakutan akan jebolnya tanggul sungai Citarum yang amblas, Dewan Dapil 5 (lima) ini tidak pernah terlihat meninjau kelokasi apalagi sampai membantu memberikan solusi.

“Sejauh ini Dewan Novi Yasin gak pernah ngelongok tanggul amblas, padahal warga Cabangbungin resah takut jebol, kalau jebol kan bisa merendam ribuan rumah warga bang,” ungkap Kemal Farid warga Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin yang juga tempat tinggal nya tidak berjauhan dari tanggul amblas. Kamis 6/1/2022

Kemal yang juga pernah menjabat sebagai Anggota BPD Lenggahjaya ini juga menyayangkan sosok Novi Yasin sebagai unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Novi Yasin seakan tidak peduli padahal Wilayah Cabangbungin merupakan salah satu Kecamatan wilayah kerjanya (Dapil 5 (lima) selain Kecamatan Pebayuran, Kedungwaringin, Sukatani dan Kecamatan Muaragembong.

“Jangankan bantuan, negelongok aja kagak. Bener bener gak eungeh pisan, malah yang ada tadi liat tanggul Dewan Embi sama siapa itu dari FKS Uryan ya bang,”ucap Kemal mengeluh.

Sementara Kepala Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Sadih M Farhan menuturkan, persolan tanggul Sungai Citarum yang kritis bahkan nyaris jebol sudah terjadi sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Desa.

“Dari awal ngejabat tahun 2012, asal musim hujan mikirin tanggul Citarum bae, sampai sekarang gak beres – beres,”keluh Kades Sadih.

Keresahan yang dirasakan warga kata Sadih, seakan tidak pernah ada ujungnya, hari ini saja (06/01) BBWS Citarum tinjau lokasi tanggul amblas, sayangnya belum pasti kapan tanggul Citarum yang kritis itu diperbaiki secara permanen.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *