Diduga Main Mata, Pekerjaan Dianggap Salah Dibiarkan

Analistiknews_Tidak diawasi ataukah memang ada main mata didalamnya, itulah ungkapan M Samsul Rizal Ketua terpilih Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Cabangbungin Kabupaten Bekasi.

Kepada awak Media Analistiknews, pria yang akrab disapa Samsul ini mengatakan, kegiatan Pembangunan Drainase saluran air diKampung Bojong RT 004/001 Desa Jayalaksana kecamatan Cabangbungin yang dikerjakan pihak CV Bidadari masih tetap seperti itu saja, tidak ada perbaikan.

Padahal menurut M Samsul Rizal, dirinya pernah memberitahukan kepada pengawas bahwa pekerjaan Drainase yang dikerjaan pihak CV. Bidadari tersebut tidak dilakukan penggalian terlebih dahulu, melainkan langsung dikerjakan diatas bangunan yang lama, dan itupun dibenarkan oleh pihak Pengawas.

“Tidak diawasi ataukah memang ada main mata antara pengawas dengan mitra kerja (Pemborong), sebab pekerjaan pembangunan Drainase Di Kampung Bojong RT 004/001 Desa Jayalaksana tidak ada perbaikan” ucap Samsul kepada Media Analistiknews. Rabu 22 Desember 2021

Disampikan dalam pesan singkat (WhatsApp) pada jumat(26/11), pengawas mengatakan dirinya telah memerintahkan kepada pelaksana untuk dilakukan penggalian terlebih dahulu sebelum dikerjaan kegiatan tersebut.

“kemaren sudah saya arahkan, pasangan yang lama harus dibongkar dulu, bgtu” ucap pengawas. Jumat 26/11/2021

Namun sampai selesainya pekerjaan, pada kenyataannya tidak ada perbaikan atau perubahan.

“Saya pernah konfirmasi kepada pihak pengawas, bahwa ada kegiatan pembangunan Drainase yang dibangun diatas bangunan lama, dan pengawas itu sendiri menjawab telah mengarahkan kepada pelaksana agar membongkar terlebih dahulu bangunan yang lama, tapi setelah saya lihat kembali, tidak ada perbaikan hanya ditutupi dengan lapisan adukan semen seakan untuk mengelabui pandangan mata” jelasnya ketua DPK KNPI Cabangbungin.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua DPK KNPI Cabangbungin tersebut, awak media Analistiknews mencoba mendatangi lokasi kegiatan pembangunan Drainase tersebut untuk mengambil data serta dokumentasi.Sesampainya dilokasi, nampak kegiatan tidak ada perbaikan melainkan tetap dibiarkan begitu saja hanya ditutupi dengan lapisan adukan semen.

Dalam hal ini Jelas terlihat, lemahnya segi pengawasan dan kurangnya ketegasan Pihak terkait membuat mitra kerja Pemerintah seakan sembrono dengan tidak memperhatikan aturan kontruksi dalam melaksanakan kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi

(Purnama/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *