Ketua KNPI Cabangbungin Pinta Penegak Hukum Tindak Tegas Kepsek Pemilik Senjata Api

Analistiknews_terkait kejadian yang telah ramai diberitakan dalam media online mengenai Kepala Sekolah Swasta yang melakukan pemukulan dengan menggunakan senjata api terhadap warga dicabangbungin, hal ini menuai kontroversi dikalangan masyarakat dan kawan-kawan muda.Bukan hanya tindakan tidak beretika yang dilakukan seorang kepala sekolah tersebut, akan tetapi kepemilikan senjata api bagi warga sipil tersebut harus di pertanyaan.

Menurut Samsul Rizal Ketua terpilih Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Cabangbungin, penyalahgunaan senjata api dapat dikenakan sanksi berupa pencabutan izin kepemilikan senjata api hingga ancaman pidana.

Samsul Rizal (Ketua DPK KNPI Cabangbungin terpilih)

“Harus dipertanyakan ijin atau bukti kepemilikan serta asal-usulnya dia memiliki senjata api tersebut, memiliki atau tidak memiliki ijin yang lengkap, senjata api dan sejenisnya tidak boleh dipergunakan sembarangan” ucap Samsul. Minggu (17/10)

“Penyalahgunaan senjata api, itu ada sanksinya” sambungnya.

Bukan hanya ijin kepemilikan senjata api yang harus dipenuhi, Samsul juga mengatakan memiliki senjata api harus juga mengikuti tes psikologis untuk mengecek kepribadian apakah dia memiliki psikologis yang membahayakan dirinya sendiri dan orang lain apa tidak?.

“Memiliki senjata api, harus juga di tes secara psikologis, si pemilik sudah dapat mengendalikan dirinya atau belum?Sebab kalau kepribadiannya arogan bisa dapat membahayakan orang lain” jelasnya.

Dalam hal ini, Samsul juga berharap kepada pihak penegak hukum atau kepolisian setempat dapat menindak tegas sipemilik senjata api tersebut sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku agar tidak terjadi kembali kejadian serupa dikemudian hari.

“Saya meminta kepada pihak kepolisian setempat, dapat menindak secara aturan dan undang-undang yang berlaku tanpa pandang bulu, agar dikemudian hari tidak terjadi kembali kejadian yang sama” tutupnya

(M Toha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *