Lemahnya pengawasan, Kegiatan Peningkatan Di Pantai Bungin Amburadul

Analistiknews_Kegiatan peningkatan jalan dikampung Bungin Desa Pantai Bakti yang dikelola Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi ( DSDABMBK ) Kabupaten Bekasi dengan nilai angaran Rp 4.378.884.805 bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2021 saat ini menjadi sorotan dan saat ini menuai pertanyaan besar.

Kegiatan pisik yang ditangani pihak PT. RIZ GIGA UTAMA sepanjang 1.177 meter, terlihat berantakan seakan dikerjakan asal-asalan.

hasil pantauan awak media, pemasangan Tembok Penahan Tanah ( TPT ) yang dikerjakan disepanjang kali sungai menuju pantai bungin, dari pemasangan cerucuk bambu pun terlihat hanya sebatas penyangga saja, tidak memperhatikan kondisi tanah didaerah tersebut. Al hasil kondisi bangunan menjadi miring (menjorok ke sungai) dan nyaris ambruk.

Padahal pada saat dimulainya kegiatan tersebut, Kepala Desa Pantai Bakti telah menegur pelaksana kegiatan, agar dalam tekhnis pekerjaan harus memperhatikan kondisi yang ada dan dikerjakan sesuai arahan konsultan, namun hal tersebut tidak di gubris.

“Parah bang, Sebelumnya sudah saya ingatkan kepada pelaksana kegiatan, tetapi masih saja di kerjakan Pekerjaannya tidak benar,” ujar Manan Kades Pantai Bakti. Rabu (6/10)

Bukan hanya itu, menurut manan kepala Desa pantai bakti dari pekerjaan tersebut juga banyak dikeluhkan masyarakat serta para pengguna jalan.

Dari pekerjaan pemadatan yang tidak rapih acap kali mengakibatkan para pengendara sepeda motor jatuh yang diakibatkan banyak bongkahan-bongkahan batu kapur yang masih besar-besar.

“Seminggu yang lalu pengendara motor ada yang jatuh bang, kasihan bangat, tadi juga saya lihat ada kendaraan alat berat pemadat (Gelebeg) amblas dilokasi kegiatan,” lanjut Manan.

Lemahnya segi pengawasan dari pihak pengawas, konsultan dan pejabat PPTK, membuat pihak kontraktor seakan sembarang dan terkesan hanya menggugurkan kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan, hal ini menjadi pertanyaan besar.

Sebab kegiatan yang bersumber dari angaran Pemerintah patut untuk dikoreksi serta diawasi dengan ketat agar pembangunam di Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan baik. Kamis (7/10)

(Purnama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *